|
Photographer apa Photoshoper ? Touch Up donkkk, yachhh ... begitulah, kata-kata itu sering sekali kita dengar antara klient dan vendor photo, kenapa juga ini pengaruh terhadap harga jual suatu photo wedding ?, yukkk kita lihat .....
Tulisan ini masih sambungan dari tulisan sebelumnya, mengenai faktor apa saja yang mempengaruhi harga suatu photo wedding. Touch Up photo ini masuk dalam kategori Internal, keahlian tambahan yang harus dimiliki oleh seorang fotografer wedding adalah mengolah hasil photo tersebut agar terlihat hasilnya baik. Kenapa yach ?, karena dalam acara wedding yang sebagian besar in door, sumber cahaya yang ada tidak mencukupi untuk suatu hasil yang maksimal, kurangnya cahaya menyebabkan warna terlihat "kekuningan". Kalau teori lightingnya itu disebut tungsten (3200 Kelvin) karena memang karakteristik indoor. Ada berbagai macam cara, dengan men-setup White Balance di Camera, atau waktu Post Production dengan menggunakan bantuan piranti lunak PS. Ketika menggunakan bantuan Flash, cenderung"spoting" atau sinanya tidak merata. Nach dari kendala diatas, maka seorang fotografer wedding harus mempunyai ilmu tambahan yaitu mengedit photo dengan baik. Plus-plus lagi ketika harus melakukan suatu "manipulasi digital", misalnya salah nama pengantin atau ortu di papan pengumuman gedung yang salah atau terbalik, hasil photonya biasanya harus dikoreksi. Perbedaan mendasar adalah touch-up digital tidak merubah photo, hanya tone color sedangkan kalau manipulasi digital adalah selain tone color juga menambah, mengurangi atau menggabungkan dari beberapa photo.
Semakin "hebat" men-touch-up dan manipulasi digital, semakin mahal pula harga yang harus dibayar, dan itu masuk dalam komponen harga jual photo wedding. Terus, kamu gimana tahunya ? yachh ... simple koq, cukup kamu lihat "portofolio" hasil weddingnya dan kamu harus membandingkan dengan hasil vendor lain, sampai kamu cocok dan pas dengan pilihan vendor kamu. Yang perlu kamu tahu adalah, karena photo wedding itu tidak menggunakan lampu seperti di studio foto, hanya mengandalkan flash, maka hasil mentahnya itu "perlu diolah" lagi. tidak terkecuali photo pelaminan yang dibantu dengan lampu studio dan payung, karena areanya terlalu besar. Terkecuali Mini Studio keluarga, dengan settingan lampu yang benar, dan ini terbatas hanya untuk pose-pose terbatas. Jangan sampai salah menentukan Photographer dan Photoshoper yang Handal, jika ingin hasil photo wedding kamu bagus-bagus. (Bersambung, Jika Senggang) Semoga Bermanfaat Lukluk Ratrika 0812.9506532 www.adprofoto.com email:
This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it
Kumpulan Artikel Lainnya dari AdPro Recommend this article...
|